“Perspektif Al-Quran dalam melihat Pendidikan”

 


Oleh: Ibnu Qayyim (Ketua Umum PC IPM Pallangga 2021-2023)

Jika kita melihat masalah pendidikan tidak akan pernah selesai untuk dibicarakan. Karena soal pendidikan akan selalu terkait dengan kontekstualtas kehidupan umat manusia sepanjang zaman. Setiap perkembangan peradaban umat manusia pasti akan selalu diikuti oleh berbagai dimensi kehidupan, termasuk didalamnya dimensi pendidikan. Aspek mendasar dari sistem pendidikan itu sendiri yakni upaya untuk melahirkan manusia yang cerdas, terampil dan memiliki akhlaq mulia yang saat ini sedikit terabaikan.

 Dalam peradaban saat ini pola fikir dan nalar telah mendominasi dunia pendidikan, sementara pilar zikir dan cinta menjadi terlantar sama sekali. Manusia fikir dan nalar memang telah berhasil menaklukkan alam dengan sangat luar biasa, tetapi mereka semakin kehilangan orientasi spiritual. “Mereka memang menegerti aspek lahir dari kehidupan dunia, sementara tujuan akhir (al-akhirah) tidak mereka Hiraukan.” (Q.S. Ar-Rum: 7).

 Dalam perspektif Al-Qur’an pendidikan merupakan ikhtiar yang bertujuan untuk memebentuk manusia paripurna (Insan Kamil). Insan kamil digunakan untuk mendeskripsikan manusia yang dapat berkembang secara optimal sesuai dengan fitrah kemanuasiaannya. maka selayaknya kita sebagai umat muslim adalah sebuah kewajiaban untuk meningkatkan kualitas diri dan kehidupan kita.

 Dalam kehidupan dunia ini dalah realitas yang harus dihadapi oleh manusia. Al-Qur’an banyak memberikan peringatan dan pelajaran agar manusia memperhatikan dan mempelajari realitas kehidupan alam, kehidupan sosial dan politik, kehidupan ekonomi dan Pendidikan. Dan mereka yang memahami realitas kehidupan itu dapat dikategorikan sebagai orang yang beriman dan berilmu pengetahuan. Oleh karena itu pendidikan harus di letakkan pada dasar dorongan hati untuk mengenbara, mencari dan menemukan makna dunia disekelilingnya untuk kemajuan hidupnya. Belajar dari ayat-ayat Tuhan baik yang berupa Kalam (firman Tuhan dalam al-Qur’an) maupun fenomena yang ada di sekitar yang menjadi bukti kekuasaan Tuhan, adalah merupakan usaha untuk memahami realitas kehidupan. Bahkan ayat yang pertama diturunkan oleh Allah swt. Adalah ayat mengenai perintah memahami realitas kehidupan. “Bacalah dangan nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.” (Q.S. Al-‘Alaq: 1-2).

 Pendidikan sebagai upaya membawa perubahan yang memberi rahmat bagi semua orang dimulai dan berangkat dari pemahaman kehidupan dunia atau realitas kehidupan. Ini berarti bahwa pendidikan itu harus mengembangkan kesadaran, dan meningkatkan kemauan dan keberanian memikul tanggungjawab melakukan perubahan 

Popular Posts