Selamat Memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1443 H

 

Selamat Memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1443 H

 Apakah kita sebagai kader Muhammadiyah bisa Memperingati Maulid?

     Untuk saat ini tim fatwah ulama tarjih Muhammadiyah belum menemukan dalil yang melarang kita melaksanakan maulid Nabi Muhammad , apabila kita ingin melaksanakan maulid itu bisa saja akan tetapi kita juga perlu memperhatikan agar jangan sampai melakukan perbuatan yang dilarang. Perbuatan yang dilarang misalnya seperti apa? Perbuatan yang dilarang adalah bid’ah dan mengandung unsur  syirik serta memuja-muja Nabi Muhammad secara berlebihan, seperti membaca bacaan-bacaan yang tidak jelas sumber dalilnya.Nabi Muhammad saw sendiri telah menyatakan dalam sebuah hadis:

عَنْ عُمَرَ يَقُوْلُ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ لاَ تُطْرُوْنِي كَمَا أَطْرَتِ النَّصَارَى ابْنَ مَرْيَمَ فَإِنَّمَا أَنَا عَبْدُهُ فَقُوْلُوْا عَبْدُ اللهِ وَرَسُوْلُه

Artinya: “Diriwayatkan dari Umar ra., ia berkata: Aku mendengar Nabi saw bersabda: Janganlah kamu memberi penghormatan (memuji/memuliakan) kepada saya secara berlebihan sebagaimana orang Nasrani yang telah memberi penghormatan (memuji/memuliakan) kepada Isa putra Maryam. Saya hanya seorang hamba Allah, maka katakan saja hamba Allah dan Rasul-Nya.” [HR. al-Bukhari dan Muslim]

   Maka dari itu apabila kita ingin memperingati maulid Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dikegiatan itu harus mengandung manfaat untuk kepentingan dakwah islam, meningkatkan iman dan taqwa serta mencintai dan meneladani sifat, perilaku, kepemimpinan dan perjuangan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dalam mendakwahkan agama islam. Bisa menyelenggarakn pengajian atau kegiatan manfaat  lainnya. Allah berfirman yang artinya:

 “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” [QS. al-Ahzab (33): 21] 

    Jadi pada intinya adalah memperingati Maulid Nabi Muhammad itu bisa saja asalkan didalam pelaksanaan nya mengandung unsur dakwah dan pembelajaran kepada kita semua supaya kita  bisa lebih mencintai dan meneladangi sifat serta perilaku Nabi Muhammad .  (Abu Dzar, Ketum PC IPM Pallangga)

Popular Posts