Pemanfaatan Media Bagi Pelajar Untuk Berbisnis Didunia Maya


Pemanfaatan Media Bagi Pelajar Untuk Berbisnis Didunia Maya

Wirausaha adalah seorang pembuat keputusan yang membantu terbentuknya sistem Ekonomi perusahaan yang bebas. Sedangkan Wirausahawan adalah seorang yang memiliki jiwa Wirausaha yang tinggi dan dapat memperoleh keuntungan. Menurut Dan Stein dan Jhon F.Burgess (1993), Wirausaha adalah orang yang mengelola, mengorganisasikan, dan berani menanggung segala resiko untuk menciptakan peluang usaha dan usaha baru. Kewirausahaan sudah dipelajari oleh beberapa Sekolah, Perguruan tinggi maupun di Organisasi utamanya di Otonom Muhammadiyah. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti ini karena adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang. Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut Wirausahawan. Muncul pertanyaan mengapa seorang Wirausahawan (entrepreneur) mempunyai cara berpikir yang berbeda dari manusia pada umumnya. Mereka mempunyai motivasi, panggilan jiwa, persepsi dan emosi yang sangat terkait dengan nilai-nilai, sikap dan perilaku sebagai manusia yang  unggul.

Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan kegiatan khususnya Ekonomi, yang berdampak pada kebijakan sosial untuk penyebaran Virus ini. Jumlah pengangguran bertambah akibat banyak yang di PHK, utamanya di ranah Pendidikan. Rendahnya kualitas pendidikan di karena kan sekolah dan kampus diliburkan dan harus belajar melalui virtual. padahal kita tahu bahwa tidak semua perekonomian masyarakat itu sama. Akibat dari pandemi ini mau tidak mau harus memenuhi kebutuhan anaknya agar bisa belajar secara Online. Minimnya lapangan kerja membuat para Buruh siap tidak siap harus jadi pengangguran, serta Pelajar atau Mahasiswa terkendala dengan Pendidikannya.

Adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku mengharuskan aktivitas warga dilakukan dari rumah atau secara daring, hal ini tentunya membuat tingkat Ekonomi masyarakat, Pelajar atau Mahasiswa menurun drastis karena mayoritas pemenuhan kebutuhan hidup dilakukan dengan adanya kesepakatan  terutama bagi keluarga miskin dan rentan yang bekerja di sektor informal. Akan tetapi, jika pada saat PSBB dilonggarkan oleh pemerintah hal ini dapat dilihat sebagai suatu peluang bagi masyarakat khususnya para Pelajar atau mahasiswa untuk berwirausaha.

Namun di New normal ini , utamanya Pelajar atau mahasiswa aktif dengan Gadget minimal 7 jam. Untuk memanfaatkan Gadget dengan baik, ada saja Peluang usaha yang bisa dimanfaatkan untuk membuat usaha lebih berkembang, Salah satunya adalah untuk mengurangi angka pengangguran yaitu Berwirausaha. Banyak orang yang membuat usaha kecil-kecilan sampai usaha tingkat atas dan bermodalkan keberanian yang tinggi serta kemampuan dalam mengelola usaha. Beberapa orang juga yang mempunyai pendidikan tinggi lebih suka bekerja di suatu Instansi dan memperoleh Jabatan yang tinggi. Mereka mengharapkan gaji yang diperolehnya dari Instansi bisa menguntungkan sehingga membuatnya kurang berani untuk memulai usaha. Sangat disayangkan, jika kita sebagai Pelajar atau mahasiswa tidak bisa mengurangi angka Pengangguran. Berwirausaha dapat memperoleh penghasilan sendiri maupun untuk orang lain. Usaha terbengkalai ketika di pikiran masih timbul keraguan, serta takut gagal yang menghantui sebelum memulai usaha.

Tapi di Era Milenial ini, Maraknya usaha atau penjualan Online yang saat ini terjadi di umur 15 thn- 30 thn ke atas memilih untuk Berwirausaha melalui dunia Maya atau Online. Sering kita temui Beberapa di kalangan Pelajar atau mahasiswa lebih memilih untuk berwirausaha dan juga berani mengambil tindakan Belajar sambil kerja. Maksudnya adalah Pelajar atau mahasiswa sudah banyak mempunyai Usaha sendiri dengan memanfaatkan media untuk membantu biaya pendidikan dan mengurangi beban keluarga. Mereka membuka usaha apa saja yang banyak diminati banyak orang, seperti Mendirikan Olshop (Online Shop). adapun jenis produk yang sering dipasarkan melalui Olshop ialah Produk Fashion dan kebutuhan Primer . Tetapi, Usaha Fashion lebih memiliki banyak keuntungan di bandingkan dengan usaha lainnya karena tanpa modal Pelajar atau mahasiswa tetap bisa menjalankan usaha ini, Produk Fashion juga diminati banyak orang salah satunya kebutuhan fisiologis. Strategi usaha Olshop ini memperhatikan Produk yang akan di pasarkan, mempromosikan produk dan kualitas. Jadi tidak ada lagi alasan untuk tidak Berwirausaha, selain di Dunia nyata kita juga bisa berbisnis melalui dunia Maya.

Strategi yang digunakan untuk menjadi Wirausaha pemula adalah memulai Usaha baru dengan menemukan Mentor terlebih dahulu untuk mendapat pekerjaan dan Pengalaman Bisnis. Jangan menyerah apalagi takut yang namanya Gagal dan juga harus berani keluar dari Zona nyaman. Tempatkan diri Dan coba untuk menjadi seorang pemimpin dan memasarkan diri. Anda akan mendapatkan keuntungan saat bekerja Tim dengan Orang lain. Serta harus pandai mencari peluang. Salah satu solusi untuk menjadi Wirausaha adalah dengan mendirikan Workshop  atau Pelatihan Kewirausahaan sebagai langkah awal untuk memulai sebuah Usaha. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sebagai wadah berbagi dan memotivasi antar kader IPM dari narasumber yang berpengalaman, terkhusus dari bidang PKK (Pengembangan Kreatifitas dan Kewirausahaan). Salah satu bidang baru yang di peradakan oleh Muhammadiyah. Beberapa bidang kewirausahaan di  IPM sedang menjalankan strategi Usaha khususnya di daerah Kabupaten Gowa yang sedang menggencarkan Ekonomi dengan beberapa jenis strategi usaha seperti, Kedai Nuun, IPM Series, Nuun Production dan lain-lain. Dengan tujuan menghidupkan kembali Ekonomi dan minat Berwirausaha di kalangan Pelajar sebagaimana Pesan KH. Ahmad Dahlan “Hidup-hidupilah Muhammadiyah”. 

Niat adalah suatu keinginan tertentu yang dimiliki seseorang untuk melakukan sesuatu atau tindakan, Usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil ketika kita yakin untuk keluar dari Zona Nyaman. Jadi dalam berwirausaha harus realistis, belajar mencari Peluang karena keberanian saja juga tidak cukup untuk memulai usaha tetapi juga pengetahuan dalam memulai suatu Usaha. Sebaiknya kita mahasiswa sebagai generasi muda yang berpendidikan, harus menyiapkan mental kewirausahaan. Dan memanfaatkan Media yang untuk berwirausaha Cobalah berpikir optimis, karena  dengan sikap Optimis akan menambah semangat, dan akan menghilangkan rasa takut gagal. Kegagalan itu akan terjadi kalau kita tidak tekun dan terampil dalam menjalani usaha tersebut. Tidak hanya itu, kita harus memperoleh pengetahuan tentang berwirausaha dengan mengikuti berbagai pelatihan, lomba dan lain-lain. Pada akhirnya, jumlah pengangguran menurun utamanya di Wilayah masing-masing. Rahyuli (Bendahara Umum PD IPM Gowa 2018-2020)

Popular Posts