TOREH KARYA UNTUK IPM
Hai sobat IPM, apa kabar? Semoga
teman teman IPM tetap dalam lindungan Allah SWT, tetap sehat walfiat dalam
menjadi kehidupan di Era New Normal saat ini, semoga wabah COVID-19 segera
berakhir dan kita dapat menjalani aktivitas seperti biasanya,Aamiin. Oh iya,
sebelum melangkah terlalu jauh sedikit penjelasan tentang IPM. Jadi IPM adalah
salah satu Ortom Muhammadiyah yang bergerak dikalangan para Remaja/Pelajar.
Didirikan di Surakarta, 18 Juli 1961 hampir setengah abad setelah Muhammadiyah
berdiri. IPM sebagai Organisasi para Pelajar yang terpanggil kepada misi
Muhammadiyah dan ingin tampil sebagai Pelopor, Pelangsung, dan Penyempurna
perjuangan Muhammadiyah .
Selanjutnya, melalui tulisan ini
aku ingin berbagi sedikit pengalaman tentang indahnya berorganisasi terkhusus
di IPM,hehe. Nah, salah satu pengalaman yang berharga adalah saat mengikuti
kegiatan Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati 1 sebut saja IPM. Saat itu aku
masih menduduki bangku di SMP/MTs kelas VII tahun 2015, yah masih terbilang
bocah kala itu. Awalnya aku mengikuti
PKDTM 1 karena paksaan dari orangtua dan teman temanku tapi setelah menjalani
proses TM 1 rasa penasaranku selama ini terjawab dan saat itu aku sadar bahwa
kegiatan yang ku ikuti ini bukanlah hal yang negatif melainkan suatu hal positif
yang akan sangat berguna untukku dimasa depan. Proses TM 1 memang tidak dapat
mengubahku secara drastis 100% tapi step by step pasti akan ku lalui. Hal yang
begitu berkesan adalah pada saat malam yang sering disebut dengan Sekrening
dimana pada malam itu membuat hatiku merasa sangat sedih karena mengingat
segala dosa dan kesalahan kepada teman, keluarga terkhusus kepada kedua
orangtuaku. Di saat itulah aku bertekad dan meyakinkan diri bahwa aku harus
berubah menjadi pribadi yang lebih baik sepulang dari tempat ini. Dan alhamdulillah hari hari setelah TM 1
berakhir terdapat perubahan dalam diriku, yah walaupun belum seberapa. Aku
merasa bersyukur karena telah mengikuti kegiatan positif seperti itu, yang
awalnya hanya karena paksaan sekarang berubah menjadi sesuatu yang sangat ku
senangi.
(Nurhikmah, PC IPM Gentungang)


