BENALU DIJALAN JUANG
Bismillahirrohmani
rohim. Haii, sebelum bercerita lebih jauh makna dan peran yang telah IPM
berikan, izinkan saya memperkenalkan diri saya terlebih dahulu. Perkenalkan saya
IPMawati Sri Wahyuni, gadis kelahiran Bontonompo, 18 tahun yang lalu. Berasal
dari Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah Barembeng.
Bercerita tentang IPM, ada banyak
kisah dan pelajaran yang saya dapatkan selama bergabung di ikatan ini. Awalnya saya hanya iseng dan ikut ajakan
teman untuk bergabung, tetapi lambat laun saya menemukan arti sebuah cinta
organisasi dalam ikatan ini. IPM adalah sebuah wadah yang mengajarkan saya
banyak tentang berbagai aspek kehidupan. Meski saya tahu,dalam proses menuju
baik itu akan banyak ditemukan pihak-pihak yang pro dan kontra dalam menyikapi.
Saat ini IPM kita telah mencapai
usia lebih dari setengah abad atau lebih tepatnya telah berusia 59 tahun, wow
suatu kebanggaan bukan? Yah sebagai seorang kader tentunya sangat bangga dan
diusia ini sudah sangat jelas bahwa IPM kita bukan organisasi semu, melainkan
nyata adanya.
Serangkaian transformasi pada tubuh
dan nama IPM jelas adanya, yang awal bernama IPM,kemudian berubah IRM dan
kembali pada nama awalnya dan menetap sebagai nama kebanggaan Ikatan Pelajar
Muhmmadiyah (IPM). Asam manis perjuangan dalam mengemban amanah telah saya
rasakan dan dalam coretan pena ini akan saya torehkan kisah itu dan kuberi nama
BENALU DI JALAN JUANG.
BENALU DI JALAN JUANG. Jalan
dakwah tidaklah mudah. Pasti dan pasti akan ditemukan hambatan didalamnya.
Tidak sedikit saudara-saudara kita yang orang tua mereka masih tidak faham arti
dari dakwah sehingga masih sering dipersulit atau bahkan memperoleh hinaan
didalamnya. Keawajiban kita dalam kondisi ini adalah bersabar serta mengharap
pahala dari Allah Swt. Jangan sampai kita terhalang oleh persoalan ini untuk
berdakwah di jalan Allah. Begitu pula dalam memperjuangkan IPM, sesuai dengan
cita-citanya adalah “ terbentuknya pelajar muslim yang berakhlak mulia, dan
berilmu dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran islam
sehingga terwujud masyarakat islam yang sebenar-benarnya”. Dengan cita-cita ini
tentu kita sebagai kader harus mampu menjadi pelopor sekaligus penyempurna
dalam agama, sebab di kaki para pemuda lah kemajuan suatu kaum. Tentunya bukan hal yang aneh lagi ketika
kita hendak berbagi ilmu atau menasihati dalam kebaikan akan ada saja yang
tidak suka,namun disitulah tantangan tersendiri untuk kita bagaimana menyampaikannya
sehingga dapat diterima. Karena percayalah sesuatu yang dikerjakan dengan baik
dan ikhlas akan mendapatkan balasan yang baik pula. Jadi tetap semangat yah
kader!!!
Bersabarlah, berusahalah serta kuatkanlah diri
kalian untuk taat,dan ketahuilah bahwasanya Allah bersama orang-orang yang
selalu berbuat kebaikan. Tetaplah amanah dalam tanggung jawab. Mereka yang
kalian ingatkan dalam kebaikan, dengan izin Allah dan hidayah dari-Nya tentu
akan merubah mereka menjadi lebih baik. Inshaa Allah.
#SELAMAT MILAD IKATANKU, IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH KE-59 THN,
TERIMA KASIH TELAH MEMBERIKAN ARTI PENTING DALAM KEHIDUPAN. TERUSLAH BERKARYA
MENCERAHKAN SEMESTA :”)
(Sri Wahyunim PC IPM Barembeng)


