Pendidikan Karakter Bagi Pelajar


Pendidikan karakter perlu ditanamkan pada pelajar sejak dini. Pendidikan karakter adalah segala upaya yang bisa dilakukan untuk mempengaruhi karakter pelajar.  Pendidikan karakter merupakan suatu usaha yang disengaja untuk membantu pelajar sehingga ia dapat memahami, memperhatikan dan menerapkan nilai-nilai etika atau budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi manusia yang lebih baik. Pendidikan karakter penting bagi setiap orang, yang di mana karakter tersebutlah yang mendominasi sifat atau identitas orang itu sendiri. Pendidikan karakter memiliki peranan yang sangat penting. Dengan pendidikan karakter kita mampu mengenali siapa diri kita yang sebenarnya kemudian dapat membentuk sifat yang baik, terutama dari segi etika dan moral. Etika seseorang yang tidak mendapatkan pendidikan karakter.
Implementasi pendidikan karakter dalam Islam sejatinya sudah tercermin dalam pribadi Rasulullah saw. Dalam pribadi Rasul bersemai nilai-nilai karakter yang mulia dan agung. Menurut ajaran dalam Agama Islam, konsep dasar pendidikan karakter identik dengan pendidikan akhlaq. Kata “akhlaq” merupakan bentuk jamak dari khuluq yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai budi pekerti, perangai,tingkah laku, atau tabiat. Pada dasarnya, pendidikan karakter dan pendidikan akhlaq memiliki suatu kesamaan yaitu menitikberatkan pada terbentuknya pribadi manusia yang lebih baik.
Tidak hanya agama Islam saja yang menginginkan umatnya menjadi manusia dengan pribadi yang baik, semua agama tentunya mengharapkan hal demikian. Melalui jenjang pendidikan pemerintah dengan kurikulumnya berusaha semaksimal mungkin membentuk pribadi pelajar menjadi lebih baik. Namun, karakter dari setiap individu pastilah berbeda-beda. Baik buruk karakter seseorang tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah faktor lingkungan. Pengaruh serta rekayasa lingkungan yang mencakup lingkungan fisik, budaya di sekolah, manajemen di sekolah, guru dan lingkungan sekitarnya mengambil peran yang dominan dalam membentuk karakter seseorang.
Karakter yang terbentuk dari pengaruh lingkungan dapat dirubah. Langkah yang dapat dilakukan di antaranya dengan memberikan keteladanan yang baik. Pendidikan karakter serta perkembangannya membutuhkan keteladanan yang ditularkan, mengintervensi dalam proses pembelajaran dan pelatihan. Tidak hanya dengan keteladanan saja. Namun harus diimbangi dengan pembiasaan yang baik yang dilakukan terus-menerus dalam waktu yang panjang serta dilakukan secara konsisten.
Fungsi dari pendidikan karakter itu sendiri adalah Untuk mengembangkan potensi dasar dalam diri manusia sehingga menjadi individu yang berpikiran baik, berhati baik, dan berperilaku baik, untuk membangun dan memperkuat perilaku masyarakat yang






multikultur. Serta, untuk membangun dan meningkatkan peradaban bangsa yang 







kompetitif dalam hubungan internasional. 




Seperti kita ketahui bahwa proses globalisasi secara terus-menerus akan berdampak pada perubahan karakter masyarakat Indonesia. Kurangnya pendidikan karakter akan menimbulkan krisis moral yang berakibat pada perilaku negatif di masyarakat, misalnya pergaulan bebas, penyalahgunaan obat-obat terlarang, pencurian, kekerasan terhadap anak, dan lain sebagainya.
Tujuan pendidikan karakter adalah untuk membentuk penyempurnaan diri individu secara terus-menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju kearah hidup yang lebih baik. 
Rahma Ayu Utami (Sekbid Advokasi PC IPM Somba Opu)

Popular Posts